PROGRAM RAMADHAN SD MUHAMMADIYAH BAYAN SESUAI DENGAN NILAI-NILAI KEMANUSIAAN DAN SPIRITUAL DALAM PUASA RAMADHAN
Dasar umat Islam menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan adalah Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 183, yang artinya: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa". Dalam ayat tersebut jika ditelaah ditemukan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual dalam ibadah puasa.
Nilai kemanusiaan dari ibadah puasa yang pertama adalah mempererat silahturahim antara sesama manusia. Suasana menjalin silahturahim umat terasa erat saat Ramadhan. Di setiap masjid menyediakan buka puasa bersama, memberi takjil gratis, suasana yang amat mengharukan sepanjang puasa Ramadhan. Kedua, adalah melatih hidup sederhana. Orang yang berpuasa akan merasakan perihnya perut yang kosong dan menggugah hatinya hidup dengan kesederhanaan. Ketiga, nilai kemanusiaan ibadah puasa adalah melatih agar berhati-hati dalam berbuat, selalu menjaga perkataan, ucapan dan perbuatan yang menyakiti sesama. Ibadah puasa Ramadhan menjadi sempurna apabila manusia menjauhi perbuatan haram yang dapat dilihat, didengar, dan diucapkan, menghindari dosa seperti bergunjing, berkata kotor, berbohong. Keempat, Ibadah puasa Ramadhan membangkitkan kepedulian terhadap sesama, peka dan peduli terhadap yang kurang beruntung.
Dalam konteks nilai spiritual ke-Tuhan-nan, ibadah puasa memiliki nilai transenden yang menegaskan adanya interaksi yang kuat antara hamba dengan Sang Khaliq. Ibadah puasa menjadi media hubungan personal antara hamba dengan Sang Khaliq, sekaligus medium hubungan kemanusiaan. Ibadah puasa menggugah semangat kemanusiaan dalam diri umat Islam. Perasaan lapar dan dahaga yang dirasakan saat berpuasa, menjadi pesan kuat agar umat Islam berempati akan pedihnya penderitaan hidup yang dijalani orang-orang yang sehari-harinya dihantui rasa kelaparan. Adanya larangan tidak makan dan tidak minum pada siang hari saat berpuasa, meskipun makanan tersedia, mengisyaratkan agar umat Islam tidak mudah menuruti keinginan nafsunya sehingga mengabaikan kemanusiaan dalam kehidupan. Ibadah puasa membangkitkan humanis yang dipertegas Rasulullah Saw yang menyatakan bahwa pahala puasa Ramadhan tidak akan pernah diraih sampai mereka yang berpuasa selesai membayar zakat fitri. Zakat merupakan simbol kepedulian ajaran Islam terhadap sesama. Begitu pula penegasan Rasulullah Saw bahwa memberi buka puasa bagi yang berpuasa adalah sama nilainya dengan menjalankan ibadah puasa. Pesan utama dari ibadah puasa Ramadhan adalah setara spiritual ketuhanan dan kemanusiaan. Esensi ajaran Islam adalah kasih sayang, ramah, dan menaruh perhatian besar akan kelangsungan hidup manusia serta pemeliharaan peradaban manusia di muka bumi. Islam memposisikan setara relasi dengan Tuhan dan relasi dengan sesama manusia. Dalam prakteknya, ditemukan dalam ibadah puasa ramadhan.
SD Muhammadiyah Bayan mencoba merealisasikan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual tersebut dalam berbagai program ramadhan yang ada seperti : zakat fitri, zakat maal, infak dan sedekah, tadarus al-Qur’an, berbagi ifthar, ramadhan berbagi, dan beberapa program lainnya. Program ini dilaksanakan untuk menumbuhkan rasa saling peduli terhadap sesama manusia (humanis) dan juga mendekatkan diri kepada Allah (transenden) dan meraih gelar takwa.